Wagub Jabar, Lepas Helaran Seni Budaya Dalam Rangka HJC Ke 334

14 Juli 2011, 07:18 WIB

Wakil Gubernur Jawa Barat H.Dede Yusuf Efendi, rabu (13/7) melepas Peserta Helaran Seni Budaya Tradisi dalam rangka Hari Jadi Cianjur ke 334 tahun 2011, bertempat di Lapang parkir Hypermart, dihadiri Wakil Bupati Cianjur dr.H.Suranto,MM, Unsur Muspida, Ketua DPRD dan Anggota, para Kepala OPD, utusan dari Kabupaten/Kota yang ikut Helaran serta sejumlah undangan lainnya.

Wakil Gubernur Jawa Barat dalam sambutannya mengucapkan selamat Hari jadi bagi kabupaten Cianjur, dan mengucapkan terimakasih kepada seluruh warga masyarakat dan pemerintah kabupaten Cianjur atas terselenggaranya kegiatan Helaran ini serta semoga di tahun-tahun mendatang, kegiatan seperti ini terus ditingkatkan.

Sementara Wakil Bupati Cianjur dr.H.Suranto,MM dalam sambutannya mengemukakan, dengan hari jadi Cianjur yang ke 334 ini, marilah kita tingkatkan pengabdian kita terhadap pembangunan di Kabupaten Cianjur serta adanya kegiatan helaran ini bisa menambah hasanah budaya kita dan diharapkan helaran ini menjadi agenda tahunan di Kabupaten Cianjur.

Sementara itu ketua panitia Helaran Administratur Perum Perhutani /KPH Cianjur Ir.Hezlisyah Siregar.MF.MBA. Dalam laporannya mengemukakan,jumlah peserta yang mengikuti kegiatan helaran sebanyak 8 kabupaten/kota yang ada di Jawa Barat yaitu Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Sukabumi, Kota Sukabumi, Kota Bogor dan Kabupaten Cianjur, yang masing-masing mengirimkan 3 jenis kesenian tradisional, diantaranya Kabupaten Bandung mengirimkan seni dog-dog reak, badawang dan benjang, kabupaten Bandung Barat mengirimkan seni bangkong reang, sasapian dan mamanukan, Kota Cimahai mengirimkan keprak sayap cimahi membangun, seni keprak, keprik dan kepruk serta seni chima, kabupaten Purwakarta mengirimkan betok,genje dan ngarak dalem sumeren, Kabupaten Sukabumi mengirimkan seni topeng cepet, tebar tukik, srikandi midang pasundang hudang, Kota Sukabumi mengirmkan seni raja patih goah, bola leungeun seuneu, betok pusaka, kota Bogor mengirimkan seni patok jajar, genta adipura,awi sadana dan kabupaten Cianjur mengirimkan seni rengkong kenteng, kuda umpal dan seni pelung manggung serta diakhiri dengan arak-arakan dari tiap-tiap kecamatan yang ada di kabupaten Cianjur.(wn).
Sumber: http://cianjurkab.go.id/berita-daerah/1635

Pelung Manggung di Kirab Budaya Wilayah Priangan 2

Rombongan seni helaran Pelung Manggung dalam peringatan Hari Jadi Cianjur ke-334 dan Kirab Budaya Wilayah Priangan 2 Jawa Barat

Puluhan iring-iringan pawai meramaikan jalanan utama kota Cianjur 13/7 kemarin. Selain kontingen dari berbagai kecamatan di Cianjur yang mengisi antrian pawai, juga terlihat kontingen dari beberapa Kabupaten/kota sekitar Cianjur yang termasuk dalam wilayah Priangan 2. Acara tersebut bertajuk Kirab Budaya Wilayah Priangan 2 tingkat Jabar sekaligus helaran Hari Jadi Cianjur (HJC) ke-334 dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Jawa Barat, Dede Yusuf.

Dengan dua event budaya yang dilaksanakan secara bersamaan kontan menjadikan acara tersebut sangat meriah dan dipadati oleh ribuan masyarakat Cianjur dan sekitarnya untuk menyaksikan puluhan iring-iringan dengan berbagai sajian seni dan dekorasi pawai yang menarik. Di sela-sela penonton pun terlihat beberapa turis asing yang ikut menyaksikan kirab budaya terbesar tahun ini di Kabupaten Cianjur.

Dalam kegiatan tersebut Seni Pertunjukan Pelung Manggung karya Sanggar Seni Perceka ditunjuk oleh Disbudpar Kabupaten Cianjur sebagai salah satu dari 3 perwakilan kontingen tuan rumah. Seni Pelung Manggung merupakan kesenian khas Cianjur yag diangkat dari potensi plasma nutfah endemik Cianjur yaitu Ayam Pelung yang dikemas unuk seni helaran dengan tari-tarian, gending dan beberapa replika ayam pelung dan pemeran berkostum ayam pelung.

Penari kecil menyerahkan benih pohon dan padi secara simbolis kepada Wakil Gubernur Jawa Barat, Dede Yusuf dan Wakil Bupati Cianjur

Dalam kesempatan tersebut Pelung Manggung dikemas dengan tema kritik sosial –lingkungan dengan tambahan berbagai atribut yang memperlihatkan kegelisahan terhadap penggundulan hutan dan pesan moral tentang pentingnya menanam pohon dan benih baru untuk bekal anak-cucu di masa yang akan datang.[iNs]

Lihat juga:
http://www.pikiran-rakyat.com/node/151838
CIANJUR, (PRLM).- Kirab Seni Budaya Jawa Barat Zona Budaya Priangan Dua yang digelar di Kabupaten Cianjur, Rabu (13/7) berlangsung meriah dan disambut antusias warga. Apalagi peserta kirab diikuti sembilan kabupaten/kota di Wilayah Priangan dua termasuk Kabupaten Cianjur menampilkan berbagai seni budaya yang menjadi andalan daerahnya masing masing….